3 Teknik Dalam Negosiasi Kesepakatan Bisnis Dengan Sukses

ِبِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

mulailah membaca artikelnya dengan membaca bismillah, semoga kita mendapatkan manfaat dari blog ini aamiin.

|

3 Teknik Untuk Pengusaha Dalam Menegosiasikan Kesepakatan Bisnis dengan Sukses

Jauh di lubuk hati, kita semua mungkin serakah.

Apakah Anda menerimanya atau tidak, tetapi inilah kenyataannya.

Oleh karena itu, kadang-kadang, ketika Anda menawarkan layanan Anda atau mencoba untuk memecahkan kesepakatan dengan klien potensial , Anda sering membuat kesalahan yang akhirnya berdampak negatif.

Dan hasilnya, Anda akhirnya kehilangan banyak hal.

Mengapa ini sering terjadi?

Mengapa Anda tidak berhasil menyelesaikan transaksi bisnis meskipun telah memberikan yang terbaik?

Yang benar adalah, Anda tidak memainkan teknik yang tepat – teknik sederhana dan mudah yang dapat membantu Anda memahami klien dan persyaratannya untuk berbicara sesuai dengan itu.

Jadi, dengan mengingat masalah serius ini, kami telah memutuskan untuk menuliskan 3 teknik berpengaruh yang akan membuka pintu negosiasi kesepakatan bisnis dengan sukses.

  1. Mempersiapkan, Mempersiapkan, Mempersiapkan:

“Butuh 20 tahun untuk membangun reputasi dan lima menit untuk merusaknya. Jika Anda memikirkan hal itu, Anda akan melakukan berbagai hal secara berbeda. “- Warren Buffet.

Negosiasi yang berhasil didasarkan pada persiapan yang solid. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan sedikit riset tentang bisnis pihak lain, cara kerjanya, pengalaman masa lalu, dll.

Dengan mempertimbangkan semua informasi penting tersebut, Anda selalu memiliki peluang yang lebih baik dan jelas untuk memulai percakapan dengan nada positif.

  1. Jaga Ego Anda:

“Jadilah yang baik. Tidak ada upaya pemasaran atau gebrakan media sosial yang bisa menggantikan itu. ”- Anthony Volodkin

Ada perbedaan besar antara mengobrol, obrolan acak dan percakapan bisnis.

Dalam yang pertama, Anda tidak memegang batasan, sedangkan percakapan bisnis adalah sesuatu yang harus selalu bebas dari ego dan segala macam emosi.

Jadi, Anda lebih baik menjaga emosi Anda di depan Klien sambil menegosiasikan kesepakatan bisnis dan berbicara lebih faktual, profesional, dan logis untuk memperkuat peluang Anda mengakhiri pembicaraan dengan kemenangan.

  1. Tawarkan dan harapkan komitmen:

“Tanpa komitmen, Anda tidak dapat memiliki kedalaman dalam apa pun, apakah itu hubungan, bisnis, atau hobi.” – Neil Strauss

Ketika berbicara tentang bisnis, Anda tetap pada apa yang Anda katakan.

Dan Anda harus mengharapkan tingkat komitmen yang sama dari ujung yang lain juga, karena ini akan menghilangkan semua hambatan dan kesalahpahaman, dan memungkinkan kedua belah pihak untuk bekerja dengan bijaksana.

Masuk akal?

Lalu, tunggu apa lagi?

Pergi dan mulailah mengubah proposal Anda menjadi kesepakatan bisnis yang sukses.