Kembali ke Blog
Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Artikel ini membahas tentang Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka secara lengkap untuk guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.
Perbedaan Asesmen Formatif dan Sumatif
Asesmen Formatif
- Selama proses pembelajaran
- Untuk perbaikan belajar
- Feedback segera
- Tidak harus dinilai
Asesmen Sumatif
- Di akhir pembelajaran
- Untuk menentukan capaian
- Menghasilkan nilai
- Untuk pelaporan
Teknik Asesmen Formatif
Berbasis Observasi
- Pengamatan langsung
- Checklist
- Catatan anekdot
Berbasis Penugasan
- Tugas harian
- Portofolio
- Jurnal belajar
Berbasis Respons
- Tanya jawab
- Exit ticket
- Think-pair-share
Teknik Asesmen Sumatif
- Tes tertulis
- Tes praktik
- Proyek
- Produk
- Portofolio
Tips Asesmen di Kurikulum Merdeka
- Seimbangkan formatif dan sumatif
- Gunakan asesmen autentik
- Libatkan siswa dalam refleksi
- Berikan feedback yang konstruktif
Kesimpulan
Demikian panduan lengkap tentang Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka. Semoga informasi ini bermanfaat bagi guru dan tenaga kependidikan di Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ditulis oleh
Hendra Wijaya
Artikel Sebelumnya
Uji Kompetensi PPG Tips dan Strategi
Artikel Selanjutnya
Asesmen Nasional – AN dan Rapor Pendidikan