Kembali ke Blog
Asset Allocation Strategy: Kunci Sukses Investasi Jangka Panjang
Asset allocation adalah strategi membagi investasi ke berbagai kelas aset untuk mengoptimalkan risiko dan return.
Kelas Aset Utama
1. Saham
- Potensi return tinggi
- Risiko tinggi
- Jangka panjang
2. Obligasi
- Return stabil
- Risiko rendah
- Pendapatan tetap
3. Deposito
-jaminan LPS
– Risiko sangat rendah
– Likuiditas tinggi
4. Emas
- lindung nilai
- Safe haven
- Diversifikasi
Strategi Asset Allocation
1. Age-Based
Semakin tua, semakin konservatif.
Saham = 100 - Usia
Sisanya = Obligasi + Deposito
2. Risk-Based
Sesuaikan dengan profil risiko.
| Profil Risiko | Saham | Obligasi | Deposito |
|---|---|---|---|
| Konservatif | 20% | 50% | 30% |
| Moderat | 50% | 30% | 20% |
| Agresif | 80% | 15% | 5% |
Rebalancing
Lakukan rebalancing secara berkala:
– Minimal 1 tahun sekali
– Jika alokasi menyimpang > 5%
– Setelah pergerakan pasar signifikan
Kesimpulan
Asset allocation yang tepat akan membantu mencapai tujuan keuangan dengan risiko yang terkontrol.
Ditulis oleh
Hendra Wijaya
Artikel Sebelumnya
Apa Itu Page Authority? Cara Meningkatkan PA untuk SEO
Artikel Selanjutnya
Belajar.id: Masalah Login dan Solusinya