Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
وَمَنْ أَرَادَ اللَّهُ سَعَادَتَهُ جَعَلَهُ يَعْتَبِرُ بِمَا أَصَابَ غَيْرَهُ فَيَسْلُكُ مَسْلَكَ مَنْ أَيَّدَهُ اللَّهُ وَنَصَرَهُ وَيَجْتَنِبُ مَسْلَكَ مَنْ خَذَلَهُ اللَّهُ وَأَهَانَهُ
“Siapa yang Allah kehendaki mendapatkan kebahagiaan, Dia akan menjadikannya bisa mengambil pelajaran dari hal-hal yang menimpa orang lain. Setelah itu, dia menempuh jalan orang yang dikuatkan dan ditolong oleh Allah, dan menjauhi jalan orang yang ditelantarkan dan dihinakan oleh-Nya.”
Majmu’ul Fatawa, jilid 35 hlm. 388
Ditulis oleh
Hendra Wijaya Artikel Sebelumnya Mengaku Membela Nabi Tapi Nyinyirin Yang Menyeru Ittiba Sunnah Nabi Artikel Selanjutnya Mengingat Kematian Itu Untuk Membantu Memikirkan Tujuan Hidup