Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
“Sedikitnya taufik, buruknya pikiran, kebenaran tampak samar, rusaknya hati, malas berzikir, menyia-nyiakan waktu, dijauhi orang-orang, merasa kesepian jauh dari Allah, doa tidak dikabulkan, kerasnya hati, hilangnya keberkahan pada rezeki dan usia, terhalangi dari mendapatkan ilmu, direndahkan orang, dihinakan musuh, kesempitan dada, teman-teman tidak baik yang membuat hati rusak dan waktu tersia-siakan, rasa sedih dan galau yang berkepanjangan, kehidupan yang sempit, dan pikiran kacau. Semua hal ini merupakan buah kemaksiatan dan kelalaian dari mengingat Allah.”
Al-Fawaid hal 32-33
Ditulis oleh
Hendra Wijaya