Imam Syafi’i berkata :
يُخَاطِبُنِي السَّفِيْهُ بِكُلِّ قُبْحٍ
Orang jahil berbicara kepadaku dengan segenap kejelekan
فَأَكْرَهُ أَنْ أَكُوْنَ لَهُ مُجِيْبًا
Akupun enggan untuk menjawabnya
يَزِيْدُ سَفَاهَةً فَأَزِيْدُ حُلْمًا
Dia semakin bertambah kejahilan dan aku semakin bertambah kesabaran
كَعُوْدٍ زَادَهُ الْإِحْرَاقُ طِيْبًا
Seperti gaharu dibakar, akan semakin menebar kewangian.
(Diwân Imam Asy-Syâfi’iy).
Artikel Sebelumnya FIRASAT TAJAM ADA PADA HATI YANG BERSIH Artikel Selanjutnya Tolak Ukur Keutamaan Seorang Hamba