Kembali ke Blog
Hanya Sekedar Bakat Tidaklah Bermanfaat
Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ عَضُمَتْ قِيْمَتُهُ، وَمَنْ تَكَلَّمَ فِي الفِقْهِ نَمَا قَدَرُهُ، وَمَنْ كَتَبَ الحَدِيْثَ قَوِيَتْ حُجَّتُهُ، وَمَنْ نَظَرَ فِي اللُّغَةِ رَقَّ طَبْعُهُ، وَمَنْ نَظَرَ فِي الحِسَابِ جَزَلَ رَأْيُهُ، وَمَنْ لَمْ يَصُنْ نَفْسُهُ لَمْ يَنْفَعْهُ عِتَمُهُ
“Barangsiapa yang mempelajari Al-Qur’an mulialah kedudukannya, barangsiapa berkata dengan ilmu fiqih tergugahlah semangatnya, barangsiapa tekun menulis hadits kuatlah hujjahnya, barangsiapa mendalami bahasa Arab menjadi lembutlah perangainya, barangsiapa mempelajari ilmu berhitung sistematis pikirannya, dan siapapun orang yang tidak berusaha membangkitkan dirinya untuk belajar maka tidak bermanfaat bakatnya”
(Tahdzib Siyar Al-A’lam An-Nubala: 1/723)
Ditulis oleh
Hendra Wijaya
Artikel Sebelumnya
Sunnahnya Waktu Waktu Mengangkat Tangan
Artikel Selanjutnya
Perbedaan Kita Dan Para Sahabat Dalam Melihat Dosa