Lewati ke konten
Kembali ke Blog

Memaksakan Diri Untuk Berbuat Kebaikan

ยท ยท 1 menit baca

Berusaha Sekuat tenaga untuk melakukan Kebaikan dalam Beramal Sholeh

Abdullah bin Mubarak rahimahullahu Taโ€™ala, (salah seorang ulama tabiโ€™in yang mulia pada zaman beliau) berkata,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ ูููŠู…ูŽุง ู…ูŽุถูŽู‰ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ุชููˆูŽุงุชููŠู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ุนูŽูู’ูˆู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ููุณูŽู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูŽูƒูŽุงุฏู ุชููˆูŽุงุชููŠู†ูŽุง ุฅูู„ุง ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูุฑู’ู‡ู ููŽูŠูŽู†ู’ุจูŽุบููŠ ู„ูŽู†ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ู†ููƒู’ุฑูู‡ูŽู‡ูŽุง . .

โ€œSesungguhnya orang-orang shalih terdahulu, mereka terbiasa melakukan kebaikan secara spontan/tanpa paksaan, sementara diri-diri kita ini nyaris tidak terbiasa (berbuat kebajikan) melainkan harus dengan paksaan. Karena itu sepatutnya kita memaksa diri kita (agar terbiasa melakukan kebaikan).โ€

Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi dalam Dzammul Hawa, hal. 47

Ditulis oleh

Hendra Wijaya

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan ditampilkan.